Untuk Pemesanan Silahkan Hubungi Agen Kami
Distributor Obat Herbal De Nature Indonesia

Grosir Pusat Obat Herbal Denature Indonesia

Benjolan di payudara apakah gejala kanker payudara?

Benjolan di payudara apakah gejala kanker payudara? Anda sempat memijat payudara dan menemukan benjolan? Analisa dahulu gejala yang lain, memang salah satu gejala kanker adalah muncul benjolan di payudara. Agar lebih jelas baca hingga selesai artikel ini agar anda bisa mendeteksi kanker payudara sejak dini.

Payudara terbentuk dari lemak, jaringan ikat, dan ribuan lobulus (kelenjar kecil penghasil air susu). Saat seorang wanita melahirkan, Air Susu Ibu (ASI) akan dikirim ke puting melalui saluran kecil saat menyusui.

Sel-sel dalam tubuh kita biasanya tumbuh dan berkembang biak secara teratur. Sel-sel baru hanya terbentuk saat dibutuhkan. Tetapi proses dalam tubuh pengidap kanker payudara akan berbeda.
Proses tersebut akan berjalan secara tidak wajar sehingga pertumbuhan dan perkembangbiakan sel-sel menjadi tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut juga bisa menyebar ke bagian-bagian tubuh lain melalui aliran darah. Inilah yang disebut kanker yang mengalami metastasis.
Jika terdeteksi pada stadium awal, kanker payudara dapat diobati sebelum menyebar ke bagian lain tubuh. Gejala awal kanker payudara adalah benjolan atau penebalan pada jaringan kulit payudara. Tetapi sebagian besar benjolan belum tentu menandakan kanker.

Benjolan di payudara

Benjolan di payudara

Gejala kanker payudara

Indikasi pertama yang biasanya disadari adalah benjolan di payudara atau kulit yang menebal pada payudara. Meski demikian, sekitar 9 dari 10 benjolan yang muncul bukanlah disebabkan oleh kanker.
Terdapat beberapa indikasi yang perlu Anda perhatikan agar bisa ditanyakan langsung kepada dokter yang menangani Anda. Contoh gejala kanker payudara tersebut adalah rasa sakit pada payudara atau ketiak yang tidak berhubungan dengan siklus menstruasi.

Kemunculan benjolan di payudara dan kulit yang menebal serta keluarnya cairan dari puting (biasanya disertai darah) juga perlu Anda waspadai. Beberapa gejala lainnya adalah perubahan ukuran pada salah satu atau kedua payudara, perubahan bentuk puting, serta kulit payudara yang mengerut.
Anda mungkin juga akan mengalami gatal-gatal dan muncul ruam di sekitar puting Anda. Pada bagian ketiak Anda, bisa juga muncul benjolan atau pembengkakan. Tanda-tanda dan gejala di atas perlu Anda waspadai dan usahakan untuk menanyakan pada dokter untuk memastikan kondisi yang Anda alami.

Silahkan baca juga : Gejala penyakit stroke

Penyebab kanker payudara ( benjolan di payudara )

Penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti. Sulit untuk memastikan bahwa tiap penderita memiliki penyebab yang sama atau tidak. Tetapi ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi tingkat risiko terkena kanker payudara, antara lain:

Benjolan di payudara Jinak yang Pernah Dimiliki

Memiliki benjolan di payudara jinak bukan berarti Anda mengidap kanker payudara, tetapi benjolan tertentu mungkin bisa meningkatkan risiko Anda. Perubahan kecil pada jaringan payudara Anda, seperti pertumbuhan sel yang tidak lazim dalam saluran atau lobulus, bisa meningkatkan risiko Anda untuk terkena kanker payudara.

Faktor Usia

Seiring bertambahnya usia, risiko kanker juga akan meningkat. Kanker payudara umumnya terjadi pada wanita berusia di atas 50 tahun yang sudah mengalami menopause. Sekitar 80 persen kasus terjadi pada wanita berusia di atas 50 tahun.
Dampak Diagnosis Kanker Payudara yang Sebelumnya
Jika Anda pernah mengidap kanker payudara atau terjadi perubahan sifat sel kanker non-invasif yang terkandung di dalam saluran payudara menjadi sel kanker invasif, Anda dapat kembali terkena kanker pada payudara yang sama atau pada payudara satunya.

Genetika dan Riwayat Kesehatan Keluarga

Jika Anda memiliki keluarga inti (misalnya, ibu, kakak, adik atau anak) yang mengidap kanker payudara atau ovarium, risiko Anda untuk terkena akan meningkat. Tetapi mungkin juga muncul lebih dari sekali dalam satu keluarga secara kebetulan.
Umumnya kasus kanker payudara bukan dikarenakan faktor keturunan (hereditas), tetapi mutasi gen tertentu yang dikenal dengan nama BRCA1 dan BRCA2 dapat mempertinggi risiko kanker payudara dan kanker ovarium. Jenis kanker ini juga mungkin diturunkan orang tua kepada anak.

Risiko Paparan Radiasi

Kemudian risiko Anda untuk terkena juga bisa meningkat jika sering terpapar radiasi atau akibat prosedur medis tertentu yang menggunakan radiasi seperti rontgen dan CT scan.

Risiko Paparan Estrogen

Selanjutnya risiko terkena kanker payudara akan sedikit meningkat akibat tingkat paparan terhadap estrogen dalam tubuh. Contoh:
Jika Anda tidak memiliki keturunan atau melahirkan di usia lanjut. Hal ini akan meningkatkan risiko karena paparan terhadap estrogen tidak terhalang oleh proses kehamilan.
Jika Anda mengalami masa menstruasi yang lebih lama (misalnya, mulai menstruasi sebelum usia 12 tahun atau mengalami menopause setelah usia 55 tahun).

Kelebihan Berat Badan Atau Obesitas

Kelebihan berat badan setelah menopause dapat menyebabkan peningkatan produksi estrogen sehingga risiko kanker payudara akan meningkat.

Terapi Penggantian Hormon

Terapi penggantian hormon kombinasi memiliki risiko sedikit lebih tinggi daripada terapi penggantian hormon estrogen. Tetapi keduanya tetap dapat mempertinggi risiko.Di antara 1.000 wanita yang menjalani terapi hormon kombinasi selama 10 tahun, diperkirakan akan ada 19 kasus lebih banyak dibanding kelompok wanita yang tidak pernah menerima terapi hormon. Risiko ini juga akan meningkat seiring durasi terapi, tapi akan kembali normal setelah Anda berhenti menjalaninya.

Konsumsi Minuman Keras

Sebuah penelitian telah dilakukan terhadap 200 wanita pengonsumsi minuman keras dan 200 wanita bukan pengonsumsi minuman keras. Hasilnya menyatakan bahwa anggota kelompok pengonsumsi minuman keras bisa terserang kanker sebanyak tiga orang lebih banyak. Risiko kanker payudara akan meningkat seiring banyaknya jumlah minuman keras yang dikonsumsi.
Konsultasi dan solusi pengobatan silahkan hubungi customer service De Nature :
WA : 081 222 810 177
XL : 087 767 865 777
Baca juga : Obat kanker payudara

Klik Disini
Online Chat
Related Posts
Cara Mengobati Kanker Tanpa Operasi dengan Manfaat Sirsak
Cara Mengobati Kanker Tanpa Operasi dengan Manfaat Sirsak _ Penyakit...
Manfaat Sirsak Sebagai Anti Kanker Alami
Manfaat Sirsak Sebagai Anti Kanker Alami  _ Ada lebih dari 100 jenis...
Alternatif Untuk Penyakit Kanker
Alternatif Untuk Penyakit Kanker _ Cara terbaik menangani kanker...
Alternatif Untuk Kanker Payudara Tanpa Operasi
Alternatif Untuk Kanker Payudara Tanpa Operasi _ Kanker payudara...
Resep Pengobatan Kanker Payudara Kronis
Resep Pengobatan Kanker Payudara Kronis -Penyakit kanker sesungguhnya...
Obat Herbal Ampuh Kanker Payudara
Obat Herbal Ampuh Kanker Payudara_Kanker adalah penyakit yang...
Bagaimana Cara Cepat Sembuh dari Kanker Payudara
Bagaimana Cara Cepat Sembuh dari Kanker Payudara_ Kanker payudara...
Bagaimana Cara Terbaik Mengobati Kanker Payudara Tanpa Operasi
Bagaimana Cara Terbaik Mengobati Kanker Payudara Tanpa Operasi...
Seperti Apa Cara Mengobati Kanker Payudara Stadium 2
Seperti Apa Cara Mengobati Kanker Payudara Stadium 2 _ Stadium kanker...
© 2015 - DISTRIBUTOR OBAT HERBAL DE NATURE INDONESIA All Rights Reserved